Minggu, 01 Desember 2013

19

Bismillahirrahmanirrahim

Assalaamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

1 Des 2013, genap sudah usiaku. Ini adalah usia terakhir kalinya menginjak belasan. Sungguh.....dihari ini aku lebih banyak mengeluarkan air mata.

Aku berharap disisa-sisa umurku ini menjadi manfaat, berkah dan ngga mau percuma.
Akhirat di hatiku....Dunia di tanganku.


Awal Desember dimulai dengan hujan besar....dipayungi awan yang mendung, matahari tak munculkan diri.
Pukul 06.00-08.00 ngaji, ku dapati lagi wajah-wajah cantik nan teduh...ya.....mereka guru & sahabatku. Yang dengan berkumpul dengannya, bertambahlah kecintaanku kepada Allah & Rasul-Nya. Yang dengan mereka, aku merasa sangat haus akan ilmu, Yang saling berlomba dalam kebaikan, Yang saling mendoakan baik sembunyi maupun terang-terangan.
Aku bersyukur sekali, dianugerahi Allah bisa kenal dengan mereka. Mencintai mereka....
Mereka selalu saja bisa membuatku menangis bangga, mereka selalu bisa membuatku menangis haru....persahabatan ini....semoga selalu karena Allah.
Aku di hadiahi kue tart dan sebuah kado berbungkus warna merah muda. Tak kuasa, air mataku mengalir. Aku dicium dan diberikan doa. Ah.....aku merasa semakin dekat saja dengan kematian. Hal yang pasti terjadi...yang pasti mengintaiku....
Mereka yang ku cintai karena Allah <3



Keridhaan orang tua = keridhaan Allah
Diberi kejutan oleh mama, adik-adik, kakak ipar selagi aku tidur siang. Mereka masuk ke kamar sambil bawa kue.
Aku merasa sangat bersyukur mempunyai mereka. Mama menghadiahkan aku sepucuk surat, yang ku baca sambil mengeluarkan air mata.
Mama......menulis ini untukku :
" Do'a MAMA buat Nur'Ainy Lestari :
- Semoga di panjangkan umur dalam keadaan taat
- Di entengkan jodohnya
- Di mudahkan urusannya
- Di murahkan rizkynya
- Di berikan jodoh dunia akhirat
Amiin

Itulah harafan Mama dihari ke 19tahun jadi orang yang cerdas, soleha yang berguna bagi agama dan negara

Ya Allah jadikan anakku yang berbakti pada orang tua dan Agama.

Doa mama untukku....... Ya Allah kabulkanlah. Aamiin



Love you all because Allah....




Jazakillah Khayran Khatsiran~

Allah Yang Maha Membalas Kebaikan-kebaikan kalian :-)


Alhamdulillah...



With love,



Nur'Ainy Lestari

19

Bismillahirrahmanirrahim

Assalaamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

1 Des 2013, genap sudah usiaku. Ini adalah usia terakhir kalinya menginjak belasan. Sungguh.....dihari ini aku lebih banyak mengeluarkan air mata.

Aku berharap disisa-sisa umurku ini menjadi manfaat, berkah dan ngga mau percuma.
Akhirat di hatiku....Dunia di tanganku.


Awal Desember dimulai dengan hujan besar....dipayungi awan yang mendung, matahari tak munculkan diri.
Pukul 06.00-08.00 ngaji, ku dapati lagi wajah-wajah cantik nan teduh...ya.....mereka guru & sahabatku. Yang dengan berkumpul dengannya, bertambahlah kecintaanku kepada Allah & Rasul-Nya. Yang dengan mereka, aku merasa sangat haus akan ilmu, Yang saling berlomba dalam kebaikan, Yang saling mendoakan baik sembunyi maupun terang-terangan.
Aku bersyukur sekali, dianugerahi Allah bisa kenal dengan mereka. Mencintai mereka....
Mereka selalu saja bisa membuatku menangis bangga, mereka selalu bisa membuatku menangis haru....persahabatan ini....semoga selalu karena Allah.
Aku di hadiahi kue tart dan sebuah kado berbungkus warna merah muda. Tak kuasa, air mataku mengalir. Aku dicium dan diberikan doa. Ah.....aku merasa semakin dekat saja dengan kematian. Hal yang pasti terjadi...yang pasti mengintaiku....
Mereka yang ku cintai karena Allah <3



Keridhaan orang tua = keridhaan Allah
Diberi kejutan oleh mama, adik-adik, kakak ipar selagi aku tidur siang. Mereka masuk ke kamar sambil bawa kue.
Aku merasa sangat bersyukur mempunyai mereka. Mama menghadiahkan aku sepucuk surat, yang ku baca sambil mengeluarkan air mata.
Mama......menulis ini untukku :
" Do'a MAMA buat Nur'Ainy Lestaru :
- Semoga di panjangkan umur dalam keadaan taat
- Di entengkan jodohnya
- Di mudahkan urusannya
- Di murahkan rizkynya
- Di berikan jodoh dunia akhirat
Amiin

Itulah harafan Mama dihari ke 19tahun jadi orang yang cerdas, soleha yang berguna bagi agama dan negara

Ya Allah jadikan anakku yang berbakti pada orang tua dan Agama.

Doa mama untukku....... Ya Allah kabulkanlah. Aamiin


Love you all because Allah....




Jazakillah Khayran Khatsiran~

Allah Yang Maha Membalas Kebaikan-kebaikan kalian :-)


Alhamdulillah...



With love,



Nur'Ainy Lestari

Jumat, 03 Mei 2013

Marry me?

Bismillahirrahmanirrahim

Menginjak usia remaja aku sadar bahwa ada hal penting yang sangat aku harapkan terjadi segera........yaitu menikah.

Terkadang ada sesuatu yang selalu lagi-lagi ku tak bisa mengutarakan nya.
 
Kebahaggiaan mampu mencintai apa yang kita kerjaan. Kebahagiaan mampu mengambil pelajaran dr musibah yang kita dptkan. Kebahagiaan tdk mengkhayal

Everyone is number one. Rahasia sukses adalah kemauan. Allah memberikan kita hidup…..pasti untuk kebermanfaatan. 

Sabtu, 02 Maret 2013

Seperti memakan spagheti berkuah


SEPERTI MEMAKAN SPAGHETI BERKUAH~

“Gin, Kar, Ta gimana kalau kita adakan kumpul bersama?” Gina dg sangat antusias langsung nyambar “Setuju!” “Ke Ragunan ya?” Yuaaaaah capek deh Gin. Demen banget ketemu binatang-binatang gitu. “Kan banyak pohon” jawab Gina ngeles. Sebenarnya Gina juga ngga suka-suka banget ke Taman binatang itu, dia hanya suka mengenang masa-masa lalunya. Iya…..masa lalu nya yg entah kapan dia benar-benar bisa merelakan nya. Tiga sahabatnya mengerti benar dengan Gina. Yah, jadi mau di tutupi pakai apapun jua, ya ngga akan bisa. Sahabatan 4 tahunan gitu loooch!~
“Gue tau! Suara Karina mengagetkan kami. Kita ke kampung gue aja….Bandung” “Demi? Sumpah? Ciyus kita naik apa dun?” “TANIAAAAAAAA!!!!”
Tania, iya dia sahabatku yang paling menggemaskan disaat orang-orang lagi serius dia santai dan di saat orang-orang santai dia serius. Seru di ajak diskusi, tapi ngga seru kalau di ajak lari ;P
Dan Tania sama Gina ngga jauh beda, Lucu nya bikin gemes :O)
Pernah ya, suatu ketika Gina sama Tania pergi ke salah satu kampus di kawasan bogor menghadiri acara Seminar Nasional. Di kala pagi yang hangat, kita sampai di kampus hijau itu. Sayang dong, di lewatkan begitu saja dengan tidak berdhuha.
Bergegaslah kita, mencari tempat shalat. Dan………Tereeeng! Musholanya ada di dalam toilet pria. Kalau anda jadi saya? Apa yang akan lakukan?
A.      Tidak jadi shalat, karena bahaya bok di didalem toilet pria
B.      Shalat. Tetep harus shalat.

Pilihan jatuh pada point B. saya tahu benar, Tania itu ngga kuatan sama bau-bau toilet gitu tapi kita tetap lakukan karena Mushala yg tersedia yg di kasih tau kakak-kakak panitia ya ini.
“Tan, masih kuat kan? Tania menahan air mata tanda bahwa segera ada yang ingin di keluarkan dari  mulutnya.” Jgr gr gr gr hueks *Ini adalah suara muntah tolong di hayati*
Keluar jualah kita dari toilet itu, dan ketika kita berjalan sedikit saja terlihat papan yang bertuliskan “Mushala Wanita” Wajah Gina dan Tania berubah nggak karuan.  Pelongo. Shock. Tolong. Dan semua rasa itu kita leburkan dengan tertawa sambil bilang “Ini mata di butakan kali ya. Tadi padahal udah nengok-nengok. Gini nih ngga jodoh” Ada hikmah di balik ini semua~
Fix!  Minggu pagi kita kumpul di stasiun kereta Gambir. Pukul 06.00 WIB.
Gina di anter Bapaknya. Karina juga di anter Bapaknya. Tania juga di anter Bapaknya. Ih sudah-sudah semua di anter Bapaknya. Termasuk Armi.
“Hati-hati ya Gin. Jangan nakal” dari dulu pasti petuah itu yang ku dapati dari Bapakku, dari masih TK sampai sekarang ini SMA. Dan pasti gitu, jangan nakal ya! Dengan nada yang halus sekali.






Dana Jatuh Cinta


Gina namanya, perempuan berjilbab panjang tidak terlalu tinggi, tetapi penuh pesona. Pesona yg ia pancarkan keluar dari aura dalam dirinya, Ia pandai mengaji bahkan sdh banyak hafal sebagian Al-Qur’an, ia juga manis karena sering tersenyum kepada sesama, Anggun dengan balutan jilbab syar’i nya.

DANA JATUH CINTA~

Setengah terengah-engah menaiki tangga rumah, Dana dg lesuh nya tetap berusaha menaiki tangga. “Kamu kenapa dan? Shalat gih, ambil wudhu. Sdh shalat ashar belum?” “Sudah” jawab Dana singkat.
Aku sengaja tidak menanyakan Dana kenapa? Pastilah, dia malas menceritakan nya kepada ku. Pulang sekolah, Capek, dan pasti nya dengan perut lapar. Hmm, perlu pemahaman batin ternyata;-)
“Dan, mbok ya kamu cerita kalau ada apa-apa. Kalau tidak mau sama kakakmu ini, ya ceritalah kepada Allah. Jadi, muka mu ya ngga kusut marisut kayak td sore itu,  cepet tua lho ;P’ Kataku separuh meledek.
“Mba, memangnya suka sama perempuan itu salah ya?” Aku langsung mengacak-acak rambutnya yg lurus itu. “wuuu dasar, kirain kenapa. Jd soal? Pe-rem-pu-an? Kata-kataku menegaskan.  Laki-laki tuh kuat dong, jangan melankolis gitu apalagi hanya masalah “Perempuan” Iyuuuuwh. “Mbak, aku serius” “Aku suka sama salah satu perempuan di kelas, dia baik mba, shalatnya tepat waktu, udah gitu rajin shalat sunnah-sunnahnya juga” “Terus kamu suka?” “Iya mba, pakai nanya deh. Tapi mbak kelihatan nya dia lebih suka menyendiri gitu, aku ngga berani  dekat dengan nya.” Hus Hus, kamu tau ngga kenapa kamu ngga berani deket dengan peremupuan itu? Karena kamu belum sepadan dengan nya. Shalat sunnah juga ngga kamu? Ngga kan :-P” “Lagian ya, kamu itu masih SMP, yang boleh mengenal lebih dekat itu hanya orang-orang yang benar sudah siap, siap untuk menikah”  “Oh gitu mba” Jawab Dana singkat padat dan gamang.
“Semoga Dana ngerti, cinta kepada yang belum halal tidak boleh dipupuk dari sekarang, karena akan dalam, endap dan setengah permanen di hati. Ah, jadi ingat sewaktu aku SMP” Fikir aku dalam hati.