Kamis, 22 November 2012

Jilbab Syar’i itu buat kamu tambah cantik J



Jilbab Syar’i itu buat kamu tambah cantik J

“Eh tau ngga sih lo? Si Gina kan udah move on jd pakai jilbab. Menurut gue sih cakepan nggak pake ya, secara rambutnya bagus.”  Celetuk Evi ratu gosip masa itu. Up to date banget, berita terlengkap bisa di dapatkan dari nya.
Aku tidak menyangka kalau perubahanku ini membawa efek besar dalam hidupku.
Iya, perubahan untuk mengenakan jilbab J penutup auratku.

Terkadang, ada orang yang tidak benar-benar berhenti mencoba, ia hanya sedang menela’ah, menyusupi setiap rudut ruangan begitu dalam hingga tak mau setengah-setengah dalam bertindak. Seperti halnya diriku. Sebelum memakai jilbab, aku suka bercermin sendiri. Mencoba-coba memakai jilbab, sesekali ingin sekali memakainya tapi masih ah…..banyak sekali yang mesti ku benahi fikirku dulu waktu itu.
1.       Keluar malam.
Ah, gimana mau pakai jilbab. Aku aja masih sering pulang malam. Ngga bagus banget kalau nanti anak perempuan udah berjilbab masih keluar malam. Mau di cap apa aku?
2.       Pacaran.
Ini yang paling malu banget. Pakai jilbab eh tapi masih aja di boncengi si pacar. Oh no! Putus dulu ah, baru pakai jilbab. Tapi, ngga kelamaan tuh? Ntar keburu syaitan menang dah. Lupa lagi dah. Numpuk dah dosanya.:(
3.       Tanggung baju sekolah, nanti malah merepotkan orang tua.
Duh, masa iya nunggu setahun lulus dulu? Parah bgt dong ya. Dosa setinggi beberapa gunung nanti --__--
4.       Teman-teman gaulku.
Nongkrong bareng, Ketawa bareng, Hangout bareng, Nonton konser, Having fun bareng. Tidaaaak. Ngga mau. Nanti pasti……..Uh.
5.       Cowok-cowok yang suka sama gue? Yang ngatri itu lho.
Nanti gak ada lagi yg nyapa gue di koridor sekolah.  Yang siap sedia anter jemput gue. Yang….aduh.




Teruntuk ke dua orang tuaku <3

Mah, terima kasih banyak ya atas semua pengorbanan untuk aku……banyak sekali. Dan aku masih belum bisa membalasnya dan tidak akan pernah bisa.
Mah, aku ingin sekali kelak membawa mama ke Tanah Suci. Itu mimpiku mah, yang ku plan kan di tahun 2014 nanti. Mah, aku ingin kita sama-sama beribadah….sama-sama merasakan nikmatnya iman.
Mah, aku juga ingin membuatkan mama rumah di luar kota, di Bogor aja ya mahJ
2013 awal ini aku ingin mah membeli mobil. Aku ingin sekali mah…………
Mah, mama yang kuat ya.
Aku yakin Allah tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuan. Kita ngga boleh ngeluh ya mah J


Pak, Bapak……
Maafin aku ya pak.
Aku cerewet banget sama Bapak. Aku melarang bapak ini dan itu aku tidak suka bapak…………., aku ingatkan bapak shalat. Aku benar-benar cerewet ya :D
Pak, jauh dari itu semua aku sayang banget sama bapak.
Mangkanya, aku ingin kita berkumpul lagi di Syurga sama mama, sama adik-adik sama abang dan kaum muslim lain nya.
Karena hidup yang abadi memanglah di akhirat.
Apalah arti hidup di dunia yang sementara ini pak.
Pak, maafin aku ya……….


Aku sayang banget sama mama dan bapakJ

Semoga Allah mencintai kalian pula Mah, Pak J

Allah.............



Ya Allah, aku pasti akan menghadap-Mu. Aku pasti kembali kepada-Mu.
Wahai Sang Penguasa langit dan Bumi.
Ya Allah, dosaku……………dosaku…………..khilafku………..khilafku………..
Ya Allah jauh dari itu semua, Engkau Sang Maha Pengampun dosa.
Ya Allah, bila nanti jasadku sudah berbalut dengan kain cantik bersih putih itu, izinkanlah Ya Allah aku mendapati wajah orang-orang yang ku sayangi penuh dengan kebanggaan melepaskanku.
Ya Allah, hari itu pasti terjadi.
Dimana orang-orang yang ku sayangi sudah berbeda dunia denganku.
Dimana keluargaku........dimana sahabatku....dimana apa yang aku banggakan di dunia ini semua akan menjauh.
Aku sendiri...................Ya Allah.

1




Sedikit lagi 1 Desember, ada perasaan lain di hatiku. Aku masih belum siap, aku masih mengharapkan suasana seperti usiaku di 17th. Aku tahu benar, 1 Desember nanti tepat di usia ku yg ke 18th sudah tak ada lagi kejutan untuk ku……………..dari kamu……….dari kalian-kalian yang kurindukan. Aku ingat sekali ketika rencana ulang tahun kemarin aku sudah tau sebelum nya. Aku mendapat suprise, aku mendapat hadiah, aku melihat kalian. Kalian :-) Aku harus menyiapkan semuanya dari sekarang, aku harus mengasah hatiku, aku harus sadar bahwa tidak ada lagi yang datang ke rumahku, tidak ada lagi kalian, tidak ada lagi..........yang ku rindukan. Kalau saja kalian tahu, aku kangen sekali dengan moment itu. Membuat rencana ulang tahun yang garing krik krik, yang sweet, yang heboh, tapi di luar itu semua aku salut sama kebersamaan kita, ketulusan kita, pengorbanan kita. It's about the flower but it's about the effort :-) Aku jadi teringat tepat di usiaku 16th. Pertama kalinya aku dapat kejutan dari kalian. Sangat sulit di tebak, bahkan jauh tak pernah terfikirkan olehku. Teman sekolahku yang mengikat ku di pintu kelas, sambil wajahku di coret, tangan kaki ku di ikat, memakai topi dari tas ku sendiri. Lucu banget ya. Sampai-sampai pulang sekolah aku di foto-foto kelas lain.
Aku ingat ketika aku menunggu di jemput, aku melihat Tata yang juga ingin pulang. Tapi actingnya bisa banget serius itu bener-bener ngga ketebak. Bisa jadi sih, aku juga terlalu senang karena sedari pagi aku di anter dan pulang aku di jemput *huh………jaman SMK....aku senang karena di anter sama @...... ah sudahlah* Sebut saja yang jemput itu Mr. X *ini jaman SMK lho ya, ceritanya nostalgia hehe* Mr. X sehari sebelum hari ulang tahunku dia menawarkan diri untuk dapat anter aku sekolah. Tentu saja aku tidak menolaknya, bahkan aku senang sekali :-)
Pagi aku semangat sekali, bertemu dengan Mr. X.
Aku tidak mengharapkan apa-apa aku hanya seneng sekali dengan i'tikad nya. Tidak seperti di sinetron-sinetron dia tak memberiku bunga, atau sekedar ucapan 'selamat" sikap dia masih sama dingin....dingin...dan dingin. Tapi, yang anehnya aku

 "............" Tata dengan simpatik nya melihatku yang sudah basah, wajah sudah tak karuan spidol.

Sesampai nya di kelas, aku tentu saja mendapat ucapan selamat. Serta pertanyaan yang anak ABG banget "Pengucap pertama siapa?" ha ha ha. "Tadi aku di anter sama Mr. X tapi dia ngga ngomong apa-apa tuh" "hah? Serius?" "Iya" jawabku santai. Aku seakan sudah mengenalnya lama, apalah arti ucapan nya kalau namaku terselip dalam doanya. Apalah arti ucapan nya, kalau usahanya itu sangatlah baik. 
Di sekolah aku mendapat perlakuan baik, hingga pulang aku mendapati diriku seperti badut. Dalam perjalanan pulang, aku juga tidak menemukan kata "selamat" itu dari nya:-)

sesampai dirumah aku dapat sms dari nya, "nanti gue jemput lagi ya" intinya gitu. Seneng bukan kepalang. Seneng....seneng....seneng. Aku bilang mama. Aku loncat-loncat, aku ngaca sendiri-sendiri, aku....aaah norak banget deh pokoknya. Fikirku melayang-layang. Aku mau di ajak kemana-_- Aku seneng banget. Mandi, dan rapi-rapi. Aku ingat. aku memakai jacket levis.
 Aku siap! "kita mau pergi kemana?" "ada deh" aku senyum-senyum aja. Tapi aku ngerti jalan ini, ini kan menuju Taman Pelangi. Dia suruh aku menunggu, dia sdg menerima telfon. Actingnya keren, apa aku yang ngga bisa baca, mungkin karena aku terlalu senang.
Aku sms Redit sahabatku. You know? Gue lagi sama Mr. X lho di Taman Pelangi. Dia mengajak ku duduk, di bawah pohon yang besar menghadap ke salah satu Mall di Jakarta. "sebenernya, gue pengen ajak lo kesana, tapi uang guetinggal gope" haha ngakak. Laki-laki lucu bgt sih. Aku menunjukan foto-foto ku waktu td di sekolah, menceritakan kejadian tadi. Dia mengejek ku "Dulu disini, ada yang nangis tuh" 'Dih, lu juga kali" haha aku tidak ingin mengingat itu kembali bersama dia, tepatnya aku tidak ingin mengulas kejadian nya...karena aku merasa sangat bersalah.

Tiba-tiba dari belakang terdengar "Happy Birthday Ainy" Kenceng, mengagetkanku. Hwaaa! surprise sangat surprise! PBB, Agung dan Mr. X. Aku tiup lilin nya, aku buka kado nya. Aku mendapatkan boneka besar lucu sekali. Bagus. Manis:-) Redit baru baca sms ku yang  tadi. Hah…aku malu J
Dia...baru mengucapkan "selamat" kepada ku. Dia jauh....dia senyum :)

Itu sewaktu ulang tahun ke 16th. Bersyukurnya aku punya kalian :-).

Menginjak 1 Des 2011 tepat di usiaku 17th aku sudah mengenakan jilbab, Alhamdulillah walau masih jauh dari kata syar'i. Di kala itu juga, kami mulai tumbuh dewasa.
Lucu deh, temen-temen sekolah, aku di keja nangis. Ha ha ha gara-garanya aku di ejek gitu sama temen bangku sendiri. Endingnya, aku di kasih kado dan kue. kadonya bantal love pink. Sangat bagus :-).

Tapi kala itu, sangatlah flat....awalnya karena berjalan biasa-biasa aja. Tata, sahabatku bilang kalau pbb Agung dan Mr. X benar-benar lagi sibuk dan ga bisa hadir dalam acara makan-makan sederhana di rumahku. Jd yang mewakili itu hanya Afril dan Tata yg kerumah...itu juga sebentar. Kasih kado terus cus pulang.
 Belum lagi kata temen kelasku, Mr. X sudah di hubungi mereka tp sibuk. Masa sibuk? kan aku lagi berulang tahun. Berusaha manas-manasi aku. *biasa*

aku bahagia sekali mendapat perhatian khusus dari keluarga ku.
Malam hari nya, aku anter Septi pulang dikarenkan hujan aku menggunakan topi bapaknya Septi. hehe Dan pas aku lewat rumah Tata, aku refleks bilang "Hayyyy" lucu sekali. Aku melihat Afril dan Redit. wkwkwk. Tentu saja, aku semakin menyiapkan diri. Pasti mereka mau kerumah, di rumah aku tidur-tiduran...menunggu mereka sambil smsan sama Mail. Lucu bener, Mail kasih tau plan mereka juga. Semula ku kira benar Mr. X tak akan hadir, dia pasti males banget, lagian ngapain juga buat aku :/.

Redit, Tata, dan Afril datang duluan. Cerita gini-gini...bawa brownies dan kado gitu. Dan Mr. X sama Agung muncul belakangan bawa kue Holland dan kado ha ha ha laki-laki bawa kue. Aku sangat bahagia, ketika mengantar mereka pulang, hari mulai larut ini serius sudah malam benar. tepat di usia ku ke 17th. Aku melihat mr. X membawa mobil. Aku berpesan pada Agung agar Mr. X dapat hati-hati. Aku merasakan sedikit lebih dewasa kala itu :-)

Mencintai dalam diam~



Mencintai dalam diam~

Sekiranya kamu tau apa yang ada dalam hatiku saat ini, aku yakin kamu juga akan menungguku disini.
“Kuat banget lo, Gin” “Apa nya yang kuat sih?” jawab aku santai. “Iya, lagian elo masih aja setia pada satu nama haha….gue udah sama yang ini lo masih yang itu. Gue udah sama yg ono lu masih aja tetep sama yang itu. Sadar ngga sih lo! Lo tuh cantik, yang lo tungguin itu ngga ada apa-apanya sama orang yang ngantri suka sama lo!” Ini biasa, pasti temanku zanira bawa-bawa wajah.  “Bedalah Nir. Mereka suka sama gue karena wajah, nah dia suka sama gue karena hati.” Kataku sambil menyenggol punggung Nira.
“Dasar, gila! Di bilangin nya susah banget.” Zanira pergi meninggalkanku. “Eh, Nir kok lo yang marah sih. Harusnya tuh gue, secara tanpa sadar lo bilang cowok yang gue tunggu biasa-biasa aja” huh…..
Ini yang menjadi concern ku di kala itu, wajah dia? Emang nya kenapa ya? Ganteng sih? Yap ini adalah pembelaan untuk diri sendiri.
“Kalau kamu pilih aku, tinggalin dia Gin. Tapi kalau kamu pilih dia, aku ikhlas….” Seorang laki-laki yang sdg ingin beranjak dewasa berbicara ini kepadaku.
Aku hanya tertunduk, menandakan aku belum punya jawaban yang pasti. Aku galau ~.~

“Pilih mana nih? Bintang apa Ricardo? Gila! Gue ga mau jahat sama mereka Yang.” Emang paling asyik dalam keadaan genting ini Yayang menjadi tumpahan ceritaku. Dia lebih dewasa, dan sealiran sama aku di kala itu.
“Lo fikir deh Gin, kalo lo balik sama Bintang apa dia pasti akan berubah? Sedang lo disini, butuh bgt perhatian nya dia, yang jauh beda dengan sikap dia ke lo.” “Kalau lo pilih Cardo, lo yakin? dia baru lo kenal. Yakin dia mencintai lo? Awal-awalnya aja kali, kita kan ngga tau nantinya.” Santai banget Yayang bicara, sambil makan pilus mini yang sdh hamper  tinggal setengah toples.
“Yang, gue sayang sama Bintang. Beda rasanya sama Cardo. Tp disisi lain, gue……….” “cukup Gin!”
“Lo temuin mereka. Ngomong 6 mata. Beres J” kata Yayang.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~