Bismillahirrahmanirrahim.
Seketika aku mempunyai perasaan ke lawan jenis itu benar-benar annoying. Aku harus belajar penuh bagaimana cara menyembunyikan nya rapat, mengikhlaskannnya dan membiarkan nya.
Lain halnya, dengan yang lain yang mungkin mengekspresikan rasa suka nya dengan perkataan maupun perbuatan.
Aku justru menahannya, aku ingin dia tidak tahu.
Bukan kah mudah saja sms dia...perhatian ke dia...menyemangati dia...ada untuk dia.
Tapi, itu bukan jalan yang ku pilih. Aku rasa aku lebih suka berdoa di atas sejadah. Mengutarakan kepada Sang Maha Menentukan.
Dan laki-laki yang ku suka bukan yang suka mengumbar perasaan nya pula. Aku lebih suka laki-laki yang menjaga cinta nya sampai waktunya tiba...saat dia sudah berani mengetuk halus pintu rumahku seraya bertemu dengan Ayahku.
Perempuan selalu suka di perhatikan. Ya! Tapi aku lebih suka di perhatikan diam-diam.....aku lebih suka dia mencari tahu tentang diriku lewat keluargaku maupun sahabatku.
Perempuan suka di puji. Ya! Tapi aku lebih suka ada yang memuji ku bukan keluar dari mulutnya.
Perempuan suka di dengar. Ya! Bahkan suka sekali. Makadari itu, aku pendam ceritaku ini hingga nanti kita halal lalu aku ceritakan sepenuh hati.
Aku jauh lebih menyukai laki-laki yang bisa menjaga rasa suka nya......menyimpan nya dalam. Mengkomunikasikan kepada Allah SWT. Di sepertiga malamnya......di setiap shalatnya.
Atas Izin Allah kita akan bersama.........
So, Mencintailah dalam diam, dalam keterbatasan.
Memantaskan diri di hadapan-Nya itu jauh lebih baik :-)
Jika belum siap untuk ke jenjang yang lebih lanjut, maka cintailah dalam diam~
Teruntuk calon suamiku yang sudah tertulis di Lauh Mahfuz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar